Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemilu 2019, PPS Desa Lenggerong sasar Lansia dan Ibu-ibu

Pemungutan suara Pemilu 2019 akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang. Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Lenggerong, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang terus berupaya agar partisipasi pemilih bisa ditingkatkan, salah satunya menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat.

Dalam sosialisasi ini, PPS Lenggerong sasar para lansia, ibu-ibu dan pemilih pemula di berbagai kegiatan. Sebelumnya, bertempat di balai desa Lenggerong, Rabu (10/04/2019) PPS Desa Lenggerong telah melakukan sosialisasi pada Kegiatan PKK Desa. Dan 4 (empat) hari kemudian tepatnya pada hari Minggu (14/04/2019) siang, PPS Desa Lenggerong lakukan sosialisasi pemilu 2019 pada kegiatan jamiyah tahlil, bertempat di rumah ibu Menah Diana.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Ketua PPS Desa Lenggerong, Karnadi menyampaikan tanggal, waktu dan tempat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Umum tahun 2019 serta mengajak warga agar menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019 nanti.

“Pada tanggal 17 April 2019 besok, silakan masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing dengan membawa Formulir C6-KPU dan KTP Elektronik / identitas lainnya.” Lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Eka Jayanti dan Narto selaku anggota PPS Desa Lenggerong ikut mensosialisasikan tata cara mencoblos, cara melipat surat suara serta pengenalan warna surat suara.

“Dalam pemilu 2019 besok, pemilih akan mendapat lima jenis surat suara yaitu surat suara presiden dan wakil presiden warna abu-abu, DPR RI warna kuning, DPD warna merah, DPRD Provinsi warna biru, dan DPRD Kabupaten warna hijau.” Jelas Eka Jayanti.

Ibu-ibu, lansia dan pemilih pemula sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh PPS Lenggerong tersebut.

Dengan adanya sosialisasi pemilu 2019 tersebut, Karnadi berharap masyarakat lebih tahu dan paham tentang tata cara mencoblos surat suara pada pemilu 2019 nanti. Informasi ini juga berguna untuk mencegah terjadinya surat suara yang tidak sah karena ketidaktahuan masyarakat dalam tata cara mencoblos.

Jelas akhir kegiatan, Karnadi mengajak warga yang hadir agar meneruskan informasi pemilu 2019 tersebut kepada warga lainnya, sehingga dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih dalam pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *